Mengenai Saya

Foto saya
Sragen, Jawa Tengah, Indonesia
Kami adalah produsen gamis akhwat dan jilbab cadar safar. 0857-2544-5132

AJURUMIYAH LANJUTAN BAB ‘AMIL-‘AMIL NASHAB

📚 BELAJAR ILMU NAHWU
DARI KITAB AL AJURUMIYAH 📚

🔖Pelajaran Ketiga Puluh lima🔖

🚕 LANJUTAN
BAB ‘AMIL-‘AMIL NASHAB
(Huruf-huruf yang menashabkan)

📘 MATAN:

🔊 قَالَ الْمُؤَلِّفُ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى:
فالنَّوَاصِبُ عَشَرَةٌ، وَهِيَ:
أَنْ، وَلَنْ، وَإِذَنْ، وَكَيْ، وَلَامُ كَيْ، وَلَامُ الْجُحُودِ، وَحَتَّى، وَالْجَوَابُ بِالْفَاءِ وَالْوَاوِ, وَأَوْ.

🔊 Berkata penulis rahimahullah:

‘Amil Nashab (huruf yang menashabkan) ada sepuluh, yaitu;
1.أَنْ
2.لَنْ
3.إِذَنْ
4.كَيْ
5.لَامُ كَيْ
6.لَامُ الْجُحُودِ
7.حَتَّى
8.الْجَوَابُ بِالْفَاءِ
9.الْوَاوِ
10.أَوْ
--------------------

📬 PENJELASAN:
4.Huruf (كَيْ) adalah Huruf Mashdar dan Nashab. Dia bisa menashabkan Fi’il Mudhari’ dengan syarat harus didahului huruf LAM TA’LIL, baik secara lafazh (yakni Huruf Lam-nya terlafazhkan) maupun secara taqdir (tidak tampak).

🔸-Contoh Huruf (كَيْ) yang didahului LAM TA’LIL secara lafazh;

جِئْتُ لِكَيْ أَتَعَلَّمَ

“Aku datang untuk belajar”

🔸-Contoh Huruf (كَيْ) yang didahului LAM TA’LIL secara taqdir;

جِئْتُ كَيْ أَتَعَلَّمَ

LAM TA’LIL pada jumlah (kalimat) kedua ada, hanya saja tidak tampak.

🔎 URAIAN:
Huruf (ل) adalah LAM TA’LIL. Huruf (كَيْ) adalah adalah Huruf Mashdar dan Nashab. Adapun (أَتَعَلَّمَ) Fi’il Mudhari’ Manshub karena masuk padanya Huruf (كَيْ). Sedangkan tanda Nashab Fi’il Mudhari’ tersebut adalah Fathah yang tampak pada akhir kata.

📋 CATATAN:
📌 -Huruf (كَيْ) dinamakan Huruf Mashdar, karena dia dapat membentuk kata setelahnya menjadi Mashdsar.
Misal;

جِئْتُ لِكَيْ أَتَعَلَّمَ – menjadi-  جِئْتُ لِلتَّعَلُّمِ

📎 Misal dalam al-Quran yang tampak padanya LAM TA’LIL;
Firman Allah Ta’ala;

{لِكَيْلَا تَأْسَوْا} الحديد:23

Jika dirubah menjadi Mashdar maka menjadi;

"لِعَدَمِ إِسَاءَتِكُمْ"

📎 Misal dalam al-Quran yang tidak tampak padanya LAM TA’LIL;
Firman Allah Ta’ala;

{كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا} طه:40

Jika dirubah menjadi Mashdar maka menjadi;

"لِقُرَّةِ عَيْنِهَا"

📌 -Huruf (كَيْ) dinamakan Huruf Nashab karena dia menshabkan Fi’il Mudhari’.

🔸Contoh:

اجْتَهَدْتُ فِي الدَّرْسِ لِكَيْ أَنْجَحُ

“Aku bersungguh-sungguh dalam pelajaran agar aku berhasil”

⚠ Perhatikan Fi’il Mudhari’ pada Jumlah (kalimat) diatas!
Tidak boleh kalian membaca Fi’il Mudhari ini (أَنْجَحُ) dengan Marfu’, karena telah masuk padanya Huruf (كَيْ). Jika Huruf (كَيْ) masuk pada Fi’il Mudhari, maka harus kalian Nashabkan Fi’il tersebut seperti misal berikut ini;

اجْتَهَدْتُ فِي الدَّرْسِ لِكَيْ أَنْجَحَ

🚪Waffaqallahul jami' li kulli khoirin.
----------------------
✒ Ditulis oleh Abu 'Ubaidah bin Damiri al-Jawy, 20 Syawal 1436/ 5 Agustus 2015_di kota Ambon Manise.

📥 Silahkan kunjungi blog kami untuk mendapatkan artikel kami yang lainnya dan mengunduh PDF-nya serta aplikasi android Forum KIS di:
www.pelajaranforumkis.com atau www.pelajarankis.blogspot.com
---------------

📚 WA. FORUM KIS 📚

0 Response to "AJURUMIYAH LANJUTAN BAB ‘AMIL-‘AMIL NASHAB"

Posting Komentar

Tokopeci Salimah Gallery

Salimah Gallery Distributor Busana Muslim, Madu Herbal di kota Solo